TINGGINYA SKOR INDEKS DEMOKRASI INDONESIA MENJADI BUKTI BAHWA KEBEBASAN SIPIL TETAP DIJAGA



JAKARTA- Indeks Demokrasi Indonesia terus menunjukkan tren positif, bahkan mengungguli beberapa negara besar lainnya seperti China, Turki, Thailand, Arab Saudi, dan Rusia. Dalam laporannya, Economist Intelligence Unit (EIU) memberikan skor yang lebih tinggi untuk Indonesia dibandingkan dengan negara-negara tersebut, menggarisbawahi keberhasilan Indonesia dalam menjalankan demokrasi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. Menanggapi kritik tentang menurunnya indeks demokrasi menjelang akhir masa jabatannya, Jokowi menegaskan bahwa pemerintahannya tidak menghambat kebebasan berpendapat. "Pemilu kita berjalan dengan baik, dan setiap orang bebas berserikat, berpendapat, dan berorganisasi tanpa ada hambatan," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap hari pemerintah mendengar kritik, makian, hingga bully-an, yang menunjukkan kebebasan berekspresi tetap dijaga.

Dalam konteks global, skor indeks demokrasi Indonesia menempatkannya dalam kategori "demokrasi yang cacat," namun lebih baik dibandingkan beberapa negara besar lainnya yang masuk dalam kategori "otoriter" atau dengan skor lebih rendah dari 6,01. China, misalnya, dikenal dengan sistem politik satu partainya dan kontrol ketat terhadap kebebasan sipil, menempatkannya jauh di bawah Indonesia dalam indeks ini.

Turki dan Rusia, yang keduanya menghadapi kritik internasional terkait kebebasan pers dan hak asasi manusia, juga memiliki skor yang lebih rendah dibandingkan Indonesia.

Arab Saudi dan Thailand juga tercatat memiliki indeks demokrasi yang lebih rendah. Arab Saudi, dengan sistem monarki absolute, dan Thailand, yang beberapa kali mengalami kudeta militer, menunjukkan bahwa demokrasi di kedua negara tersebut masih jauh dari ideal. Hal ini kontras dengan Indonesia yang terus memperkuat elemen-elemen demokrasinya, termasuk kebebasan sipil dan partisipasi politik.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Partisipasi politik dan budaya politik di Indonesia masih memerlukan peningkatan agar bisa lebih mendekati negara-negara dengan demokrasi penuh seperti Norwegia, yang memiliki skor tertinggi dalam indeks demokrasi dunia. Namun, pencapaian Indonesia saat ini sudah patut diapresiasi, terutama di tengah kompleksitas politik dan sosial di negara ini.

Keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan dan bahkan meningkatkan indeks demokrasinya adalah bukti bahwa negara ini tetap berkomitmen pada prinsip-prinsip demokrasi. Dengan terus mendorong partisipasi politik dan memperkuat kebebasan sipil, Indonesia bisa berharap untuk terus memperbaiki skornya dan mungkin suatu saat mencapai status "demokrasi penuh."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HILIRISASI INDUSTRI MERUPAKAN SALAH SATU KUNCI KEMAJUAN EKONOMI NASIONAL

OIKN BERKOLABORASI DENGAN CIROES WASTE KOTA BALIKPAPAN KELOLA SAMPAH KOTA NUSANTARA

PERTAMINA NRE GAUNGKAN GREEN PESANTREN, PASANG PLTS DI IKN NUSANTARA