PAKAR PERTANIAN SEBUT KEBIJAKAN PANGAN DAN PERTANIAN ERA JOKOWI SUDAH RELATIF BAGUS
JAKARTA- Pakar pertanian Mangku Purnomo, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, memberikan apresiasi terhadap kebijakan pangan dan pertanian yang diterapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, kebijakan tersebut telah menunjukkan hasil yang relatif baik dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Purnomo menyoroti upaya pemerintah dalam memanfaatkan lahan secara optimal untuk menjaga pasokan pangan domestik, meskipun tantangan seperti keterbatasan lahan masih ada. Salah satu kebijakan yang ia puji adalah diversifikasi sumber pangan, termasuk pengembangan food estate dan pemanfaatan lahan rawa.
Mangku juga mencatat bahwa meskipun manfaat dari program food estate tidak bisa dirasakan langsung, kebijakan ini sangat penting untuk kebutuhan pangan jangka panjang Indonesia. Upaya tersebut, menurutnya, merupakan langkah penting untuk menjaga ketersediaan stok pangan nasional dan memisahkan fungsi food estate dari pertanian rakyat yang lebih berorientasi pasar.
Terkait anggaran, Presiden Jokowi dalam Nota Keuangan RAPBN 2025 menegaskan pentingnya penguatan lumbung pangan bagi keberlangsungan bangsa. Untuk itu, pemerintah berencana meningkatkan anggaran pangan menjadi Rp124,4 triliun pada 2025, naik dari Rp108,8 triliun pada 2024.
Anggaran ini akan difokuskan untuk mendukung peningkatan produktivitas, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, serta memperbaiki distribusi hasil pertanian. Peningkatan ini diharapkan dapat mendorong Indeks Modal Manusia dan Nilai Tukar Petani ke level yang lebih tinggi.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, juga menyatakan optimismenya terhadap masa depan pertanian Indonesia. Dengan berbagai capaian Kementerian Pertanian pada 2024, seperti peningkatan luas tanam padi, Sudaryono yakin bahwa ketergantungan terhadap impor pangan dapat diminimalkan. Pemerintah juga terus berfokus pada modernisasi alat pertanian dan penguatan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembinaan petani di lapangan.
Dengan kebijakan yang terus diperkuat dan peningkatan anggaran, Jokowi berharap sektor pertanian Indonesia dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung transformasi ekonomi nasional. Dukungan terhadap industri pangan melalui pengembangan food estate diharapkan mampu memastikan kelancaran pasokan bahan baku dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

Komentar
Posting Komentar