JALAN BEBAS HAMBATAN SEGMEN 5B JEMBATAN PULAU BALANG-SIMPANG RIKO DIMULAI!
NUSANTARA- Proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus berkembang pesat. Salah satu proyek terbaru yang akan segera dikerjakan adalah Jalan Bebas Hambatan Segmen 5B Jembatan Pulau Balang-Sp Riko. PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) melalui anak usahanya, PT Bumi Prima Konstruksi (BPK), telah berhasil memperoleh kontrak senilai Rp 22 miliar untuk pekerjaan proyek ini.
Kontrak tersebut diraih BPK dari dua Kerja Sama Operasi (KSO), yaitu KSO Hutama-Modern-BCK dan KSO HK-Wika-BAP. Rincian kontraknya adalah Rp 10 miliar dari KSO Hutama-Modern-BCK dan Rp 12 miliar dari KSO HK-Wika-BAP. BPK akan menggarap pekerjaan erection, yaitu proses pemasangan atau perakitan segmen precast atau girder menjadi kerangka struktur jembatan. Direktur Bumi Prima Konstruksi, Pungky Tri Wijaya, menyatakan keyakinannya untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik dan tepat waktu.
Menurut Pungky, keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepada BPK untuk menyukseskan pembangunan di IKN. BPK juga berencana mengembangkan peluang kerja sama dengan beberapa proyek pengerjaan paket lainnya untuk dapat ikut terlibat lebih luas dalam pembangunan di IKN. “Kami optimis bisa mengerjakan pekerjaan ini dengan baik dan tepat waktu,” kata Pungky dalam keterangan resminya pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Proyek ini merupakan bagian dari 10 paket pembangunan akses rencana konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) IKN. Segmen Pulau Balang - Riko merupakan bagian penting dari proyek ini. Saat ini, pembangunan di IKN terus dilanjutkan dengan persiapan intensif untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus nanti. Akses jalan tol menjadi salah satu bagian yang diprioritaskan untuk mendukung kelancaran acara tersebut.
Jalan Bebas Hambatan Segmen 5B dirancang sepanjang 13,27 kilometer dengan nilai konstruksi sebesar Rp 3,6 triliun. Jalan ini akan tersambung dengan Bandara Very Very Important Person (VVIP) IKN. Pembangunan ini mencakup konstruksi jalan sepanjang 11,7 kilometer, dua jembatan dengan total panjang 475 meter, dan elevated pile slab sepanjang 1,1 kilometer. Selain itu, paket pembangunan ini juga akan mencakup konstruksi lima unit overpass atau flyover.
Berdasarkan dokumen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas di IKN, mendukung mobilitas masyarakat, serta memastikan kelancaran logistik dan transportasi di kawasan inti pemerintah. Dengan adanya jalan bebas hambatan ini, diharapkan dapat mempercepat perkembangan ekonomi dan sosial di IKN.
Dalam proses pengerjaannya, BPK akan bekerja sama dengan kontraktor utama dan berbagai pihak terkait untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan. Dengan komitmen dan pengalaman yang dimiliki, BPK optimis dapat menyelesaikan proyek ini dengan hasil yang memuaskan.
Proyek Jalan Bebas Hambatan Segmen 5B Jembatan Pulau Balang-Sp Riko merupakan salah satu langkah penting dalam upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur modern di IKN. Dengan terwujudnya proyek ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan IKN dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Komentar
Posting Komentar